Nabi Yusuf 'Alaihissalam dikenali sebagai nabi yang berwajah tampan dan rupawan. Baginda juga diberikan mu'jizat dapat menafsirkan mimpi.
Hal ini bermula dengan mimpi Nabi Yusuf 'alaihissalam yang melihat bintang, matahari dan bulan yang semuanya sujud keapda Nabi Yusuf 'alaihissalam. Mimpi tersebut menjadi petanda bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menurunkan wahyu kepadanya. Perkara ini ada disebutkan dalam al-Qur'an:
..."Wahai bapaku! Sesungguhnya aku telah bermimpi melihat sebelas bintang dan matahari serta bulan, aku melihat mereka sujud (memberi hormat) kepadaku.
(Terjemahan makna surah Yuusuf ayat: 4)
Kemampuan Nabi Yusuf 'alaihissalam dalam menafsirkan mimpi yang paling diingati ialah ketika baginda menafsirkan mimpi yang dikisahkan dalam surah Yusuf ayat 43 mengenai seorang Raja Mesir yang bermimpi melihat tujuh ekor lembu betina yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor lembu yang kurus, dan melihat tujuh tangkai gandum yang hijau dan dilingkari oleh tujuh tangkai lain yang kering.
Nabi Yusuf berkata: "Hendaklah kamu bercucuk tanam seperti biasa selama tujuh tahun berturut-turut, kemudian apa yang kamu tuai biarkanlah ia pada tangkai-tangkainya (supaya ia tidak cepat rosak) kecuali sedikit untuk kamu makan." "kemudian akan datang sesudah itu tujuh tahun musim kemarau yang dahsyat yang akan menghabiskan bekalan makanan yang kamu sediakan untuk menghadapinya kecuali sedikit daripada apa yang kamu simpan (untuk dijadkan benih)." "kemudian akan datang pula sesudah itu tahun yang pada (ketika) itu manusia dikurniakan hujan dan mereka dapat memerah (hasil tanaman seperti anggur, zaitun dan lain-lain)."
(Terjemahan makna surah Yuusuf ayat: 47-49
